Senin, 14 Desember 2015

MENYOROT SEORANG HANUM RAIS
DARI DUNIA TELEVISI HINGGA MENJADI PENULIS SUKSES



Beberapa waktu yang lalu saya dan KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) berkesempatan untuk bertemu dengan salah satu cast Bulan Terbelah Di Langit Amerika (BTDLA) yakni Acha Septriasa dan executive produsernya Yoen K , maka dikesempatan kali ini diundanglah Hanum Salsabiela Rais penulis dari 99 Cahaya Di Langit Eropa dan BTDLA untuk berbagi cerita mengenai bukunya yang kembali diangkat kelayar lebar .

BTDLA ini sendiri digarap oleh Maxima Pictures dan mempercayakan Rizal Mantovani sebagai sutradaranya dengan pemilihan pemain seperti Acha Septriasa, Abimana Aryasatya , Nino Fernandez , Rianti Catwright, dan Hanna Al Rashid. Setelah membicarakan BTDLA dari sudut pandang pekerja seni dan pembuat film , maka kali ini perbincangan yang berlangsung secara hangat dan santai di Gedung Kabarindo (basecamp KOPI) Lt.12 meskipun singkat tapi informasi yang didapat sangatlah berisi .

Hanum Rais, wanita kelahiran 33 tahun silam dari pasangan Amien Rais (mantan ketua MPR RI KE-11) dan Kusnasriyati Sri Rahayu ini merupakan anak kedua dari lima bersaudara. Hanum menceritakan bahwasanya dirinya sudah tertarik di dunia pertelevisian sejak SMA karena melihat jejak sang ayah di dunia politik .
Keberaniannya untuk menjajal karir dunia pertelevisian terwujud 
"Saat saya menunggu PTT dari Kemenkes, Rangga yang pada waktu itu masih berstatus pacar mencoba memasukkan saya ke salah satu stasiun televisi" pungkasnya , mulailah Hanum fokus dengan karirnya sebagai presenter di Trans TV sekaligus gelar Dokter Gigi yang disandangnya sampai sekarang . 


Lalu kapan muncul minatnya untuk menjadi penulis?
Saat dirinya menikahi Rangga Almahendra dan keluar untuk sementara dari dunia pertelevisian lalu hijrah ke Eropa,tepatnya Wina . Disana sambil mengisi kekosongan aktivitasnya dimana Rangga sibuk bersama dosennya , Hanum membuat tulisan yang membawanya untuk menyelesaikan buku 99 Cahaya Di Langit Eropa .
"99 Cahaya Di Langit Eropa itu pengerjaannya 6 bulan , dari awal Januari 2011 sampai bulan Juni" pungkas Hanum dengan menyelipkan senyuman ramahnya

Tentang Bulan Terbelah Di Langit Amerika (BTDLA) Hanum bersemangat untuk membagikan kesannya terhadap bukunya yang kembali diangkat kelayar lebar .
"Kebetulan semalam saya, suami (Rangga Almahendra) dan Editor abis preview filmnya dan puas dengan hasilnya" ungkap Hanum memberikan sedikit bocoran.
Hanum sendiri sangat setuju bahwasanya film ini lebih ke Ekstrimisphobia ketimbang harus disebut Islamophobia, karena untuk menghilangkan dogma negatif terhadap kaum muslim/pemeluk agama islam kebanyakan . 
Kembali ditanya mengenai hasil dari film ini dirinya sangat puas, serta senang sekali dengan talent dari para pemain terutama Acha Septriasa yang memerankan karakter dirinya. Harapannya penonton kita bisa menyukai apa yang disampaikan oleh film Bulan Terbelah Di Langit Amerika ini nantinya saat release 17 Desember 2015 mendatang.


Penutup perbincangan segar dengan durasi singkat, Hanum berjanji akan menjamu para blogger apabila berkesempatan untuk menjadi tamu di ADiTV stasin televisi yang dikelolanya dengan program bernuansa Islami.
Tak lupa Hanum juga memberikan cendramata berupa buku terbarunya yang berjudul Faith and The City yang diterima secara simbolik oleh Kak Bhayu dan Kak Arul.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar